Lowongan Program BASISMAN Ke 8 : Menyediakan Bahan Untuk Fasilitas Hasupa

SMAN 1 Petak Malai kembali membuka kesempatan bagi peserta didik untuk terlibat dalam Program BASISMAN (Bantuan Siswa Mandiri), sebuah program inovasi sekolah pedalaman yang dirancang untuk memberikan dukungan finansial berbasis kerja nyata bagi siswa yang membutuhkan. Program ini tidak hanya bertujuan membantu secara ekonomi, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada lingkungan sekitar.

Program Inovasi Sekolah Pedalaman

Pada periode ini, Program BASISMAN bekerja sama dengan Tim HASUPA (Harmoni Aksi Siswa Peduli Aksara). HASUPA merupakan gerakan literasi yang melibatkan siswa dalam kegiatan sosial-edukatif, khususnya dalam penguatan budaya baca dan tulis di masyarakat sekitar. Dukungan BASISMAN kali ini difokuskan pada pembuatan fasilitas pendukung kegiatan literasi HASUPA yang berlokasi di sekitar Taman Baca Baraoi.

Melalui program ini, siswa akan dilibatkan dalam pekerjaan sederhana namun bermakna, yang hasilnya langsung berdampak pada keberlangsungan kegiatan literasi masyarakat. Adapun rincian tugas yang ditawarkan dalam lowongan BASISMAN kali ini adalah sebagai berikut:

  1. Mencari atau mengumpulkan batang kayu dengan jenis kayu yang cukup kokoh dan layak digunakan sebagai bahan fasilitas pendukung.

  2. Membawa batang kayu tersebut ke lokasi kegiatan Literasi HASUPA, yaitu di sekitar lingkungan Taman Baca Baraoi.

  3. Sistem upah dihitung per batang kayu, dengan besaran Rp4.000 per batang yang memenuhi syarat kelayakan.

  4. Target kebutuhan sebanyak 100 batang kayu, sehingga terbuka peluang bagi beberapa siswa untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.

Program BASISMAN dirancang bukan sebagai bantuan pasif, melainkan sebagai model pemberdayaan siswa. Melalui keterlibatan langsung dalam pekerjaan nyata, siswa belajar bahwa setiap usaha memiliki nilai, dan bahwa kontribusi kecil dapat memberi dampak besar bagi lingkungan. Di sisi lain, kegiatan ini juga mendukung keberlanjutan program HASUPA sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak dan masyarakat sekitar.

Bagi siswa SMAN 1 Petak Malai, kesempatan ini menjadi wadah untuk belajar bekerja sama, peduli terhadap kegiatan literasi, serta menguatkan karakter mandiri—selaras dengan semangat sekolah pedalaman yang terus berinovasi meski dengan keterbatasan.

Melalui Program BASISMAN, SMAN 1 Petak Malai menegaskan komitmennya untuk hadir bagi siswa yang membutuhkan, sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan literasi. Diharapkan program ini tidak hanya meringankan beban finansial siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan.

Komentar