Postingan

HASUPA (21) : Belajar Membaca, Berhitung, dan Mengenal Alam Sekitar

Gambar
Tumbang Baraoi, 29 Agustus 2026 — Kegiatan Literasi HASUPA kembali digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB di lokasi kegiatan Taman Baca Baraoi, Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan. Kegiatan kali ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya HASUPA mulai menjalankan tema dan konsep baru yang sedang dikembangkan. Jika sebelumnya kegiatan lebih banyak diarahkan pada aktivitas membaca dan pendampingan belajar, ke depan HASUPA dirancang berkembang menjadi ruang belajar yang lebih luas, kontekstual, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan anak-anak. HASUPA tidak hanya diharapkan menjadi tempat anak-anak membaca buku, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dari lingkungan, belajar melalui pengalaman, mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi, mengenal potensi lokal, serta membangun rasa ingin tahu dan keberanian untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar. Konsep baru tersebut sejalan dengan gagasan pengembangan HASUPA sebagai kegiatan pe...

SMAN 1 Petak Malai Sesuaikan Pembelajaran Tatap Muka dengan Kondisi Kabut Asap

Gambar
Petak Malai, Senin, 31 Agustus 2026 — SMAN 1 Petak Malai masih melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan sejumlah penyesuaian menyusul kondisi paparan asap yang terpantau di lingkungan sekolah pada Senin pagi. Berdasarkan pengamatan langsung di lingkungan satuan pendidikan, asap pada pagi hari ini terlihat cenderung tipis. Meskipun demikian, bau asap masih agak terasa dan jarak pandang diperkirakan berada pada kisaran 200–500 meter . Kondisi tersebut menjadi perhatian sekolah karena beberapa peserta didik menyampaikan keluhan terkait kondisi kesehatan. Beberapa siswa mengeluhkan batuk dan pilek. Berdasarkan informasi yang disampaikan, sebagian gejala tersebut bahkan telah dirasakan sejak masih berada di rumah sebelum berangkat ke sekolah. Dengan demikian, sekolah belum dapat memastikan bahwa seluruh keluhan tersebut secara langsung disebabkan oleh paparan asap di lingkungan sekolah. Penyesuaian Pembelajaran Dalam menghadapi kondisi tersebut, SMAN 1 Petak Malai tetap ...

Ketika Hiburan Berakhir, Tanggung Jawab sebagai Pelajar Tetap Harus Berjalan

Gambar
Ada sebuah persoalan yang sebenarnya sudah cukup lama menjadi perhatian SMAN 1 Petak Malai. Persoalan itu bukan tentang kemampuan belajar, bukan pula tentang fasilitas sekolah, tetapi tentang kehadiran peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran . Hari ini (28/08/2026), misalnya, kehadiran siswa hanya mencapai sekitar 50 persen , dengan dua orang siswa tercatat datang terlambat. Kondisi ini tentu menjadi bahan refleksi bersama. Ada dugaan bahwa sebagian ketidakhadiran tersebut berkaitan dengan kelelahan atau rasa mengantuk setelah menghadiri panggung hiburan musik di desa tetangga pada malam sebelumnya. Peristiwa seperti ini bukan sesuatu yang baru. Panggung hiburan di desa sendiri maupun desa tetangga, musim manirik , manugal , maupun berbagai aktivitas sosial masyarakat lainnya terkadang memberikan dampak yang serupa terhadap kehadiran siswa di sekolah. Sekolah tentu memahami bahwa peserta didik SMA berada pada usia pencarian jati diri. Mereka ingin mencoba berbagai hal baru, b...

BASISMAN Versi Baru: Menguatkan Dukungan bagi Siswa agar Tetap Belajar dan Meraih Masa Depan

Gambar
Komitmen SMAN 1 Petak Malai untuk hadir bagi setiap siswa tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui kepedulian terhadap berbagai kondisi yang dapat memengaruhi keberlangsungan pendidikan mereka. Salah satu kondisi yang perlu mendapat perhatian adalah hambatan ekonomi keluarga yang berpotensi mengganggu kehadiran, keterlibatan dalam pembelajaran, bahkan meningkatkan risiko siswa berhenti sekolah. Atas dasar itulah, BASISMAN (Bantuan Siswa Mandiri) terus diperbaiki dan dikembangkan. Program yang sebelumnya berjalan secara sederhana kini mulai dibenahi menjadi sebuah sistem yang lebih terencana, terdokumentasi, transparan, dan memiliki mekanisme tindak lanjut yang lebih jelas. Dari Bantuan Insidental Menjadi Sistem yang Lebih Terarah Pembenahan BASISMAN berangkat dari refleksi terhadap pelaksanaan program sebelumnya. Bantuan kepada siswa memang telah menjadi bentuk kepedulian sekolah, tetapi masih terdapat kelemahan dalam proses pendataan, p...

Senam Anak Indonesia Hebat Kini Dipandu Tutor Sebaya

Gambar
Petak Malai, 26 Agustus 2026 — Aktivitas rutin Pagi Ceria kembali digelar di SMAN 1 Petak Malai pada Rabu pagi (26/8/2026). Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Pelaksanaan kegiatan pagi ini berlangsung di tengah kondisi kabut asap yang masih cukup terasa, terutama akibat dampak paparan asap dari wilayah hilir. Namun, kondisi lingkungan SMAN 1 Petak Malai yang masih dikelilingi bentang hutan dan vegetasi pepohonan yang relatif dominan dinilai cukup membantu meredam dampak paparan asap. Dengan kondisi tersebut, aktivitas luar ruangan di kawasan pedalaman Petak Malai masih dinilai aman untuk dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan warga sekolah. Ada perubahan menarik dalam pelaksanaan Senam Anak Indonesia Hebat dalam beberapa pekan terakhir. Jika sebelumnya gerakan senam mengikuti video panduan yang ditampilkan melalui papan tulis interaktif (IFP), kini kegi...