Ketika Hiburan Berakhir, Tanggung Jawab sebagai Pelajar Tetap Harus Berjalan
Ada sebuah persoalan yang sebenarnya sudah cukup lama menjadi perhatian SMAN 1 Petak Malai. Persoalan itu bukan tentang kemampuan belajar, bukan pula tentang fasilitas sekolah, tetapi tentang kehadiran peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran . Hari ini (28/08/2026), misalnya, kehadiran siswa hanya mencapai sekitar 50 persen , dengan dua orang siswa tercatat datang terlambat. Kondisi ini tentu menjadi bahan refleksi bersama. Ada dugaan bahwa sebagian ketidakhadiran tersebut berkaitan dengan kelelahan atau rasa mengantuk setelah menghadiri panggung hiburan musik di desa tetangga pada malam sebelumnya. Peristiwa seperti ini bukan sesuatu yang baru. Panggung hiburan di desa sendiri maupun desa tetangga, musim manirik , manugal , maupun berbagai aktivitas sosial masyarakat lainnya terkadang memberikan dampak yang serupa terhadap kehadiran siswa di sekolah. Sekolah tentu memahami bahwa peserta didik SMA berada pada usia pencarian jati diri. Mereka ingin mencoba berbagai hal baru, b...