Penguatan Karakter Peserta Didik: Tindak Lanjut Arahan Kadisdik Kalteng dalam Rapat Koordinasi Kepala Sekolah

SMAN 1 Petak Malai - Dalam upaya memperkuat pembinaan karakter peserta didik, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan pentingnya peran satuan pendidikan dalam menjaga nilai-nilai moral dan sosial di lingkungan sekolah. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi kepala SMA, SMK, dan SKh bersama Muhammad Reza Prabowo selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu, 1 April 2026.

Rapat Kordinasi

Salah satu poin penting yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah penegasan kepada seluruh kepala sekolah agar tidak mentolerir adanya indikasi maupun tindakan perilaku menyimpang di kalangan peserta didik. Secara khusus, beliau menyoroti fenomena perilaku peserta didik yang tidak sesuai dengan identitas dan peran sosialnya, seperti laki-laki yang berperilaku menyerupai perempuan maupun sebaliknya.

Menurut beliau, peserta didik laki-laki harus tumbuh dan berkembang dengan karakter laki-laki, demikian pula peserta didik perempuan diharapkan berperilaku sesuai dengan jati dirinya. Penegasan ini bertujuan untuk menjaga norma sosial serta membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, berkepribadian jelas, dan mampu beradaptasi secara sehat di tengah masyarakat.

Selain itu, perhatian serius juga diberikan terhadap penggunaan gawai di kalangan peserta didik. Dalam arahannya, Kadisdik menekankan bahwa gawai dapat menjadi salah satu pintu masuk berbagai pengaruh negatif, terutama melalui media sosial dan grup komunikasi seperti WhatsApp. Oleh karena itu, sekolah diminta untuk memperketat pengawasan penggunaan gawai, sejalan dengan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Pendidikan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala SMAN 1 Petak Malai menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan yang disampaikan. Pihak sekolah juga menyampaikan rasa syukur karena hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi perilaku menyimpang sebagaimana yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

Meski demikian, langkah preventif tetap menjadi prioritas utama. Sekolah melalui guru, khususnya wali kelas dan guru pembimbing, diinstruksikan untuk lebih meningkatkan perhatian terhadap perkembangan peserta didik. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga pembinaan secara persuasif, edukatif, dan berkelanjutan.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik, baik secara akademik maupun karakter. Sekolah sebagai lembaga pendidikan tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian dan akhlak generasi penerus bangsa.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, SMAN 1 Petak Malai juga terus mengembangkan berbagai program penguatan karakter yang sejalan dengan nilai-nilai budaya lokal dan tujuan pendidikan nasional. Dengan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah, diharapkan peserta didik dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, berakhlak baik, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Komentar