Gotong Royong Jumat Pagi, Warga SMAN 1 Petak Malai Lanjutkan Penataan Lingkungan Sekolah
SMAN 1 Petak Malai - Jumat, 23 Januari 2026, suasana pagi di SMAN 1 Petak Malai kembali diwarnai semangat kebersamaan. Setelah kegiatan Pertemuan Pagi Ceria, seluruh warga sekolah melanjutkan aktivitas dengan melaksanakan gotong royong penataan lingkungan sekolah. Kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan positif yang terus dijaga sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan dan kebersamaan warga sekolah.
Aksi gotong royong kali ini meliputi berbagai kegiatan bersih-bersih, seperti memungut dan membersihkan sampah yang tercecer di sekitar lingkungan sekolah, memangkas rumput halaman, serta melanjutkan pembangunan pagar sekolah. Seluruh kegiatan dilakukan secara bersama-sama oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dengan penuh antusias, meskipun cuaca dalam beberapa hari terakhir tergolong cukup kering.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan pagar sekolah dari batang singkong. Pagar ini dibangun dengan tujuan untuk mengamankan lingkungan sekolah, terutama area teras kelas, dari gangguan hewan peliharaan milik masyarakat sekitar. Selain itu, penggunaan batang singkong juga merupakan bentuk pemanfaatan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan sekolah sebagai wujud kreativitas, kearifan lokal, dan kepedulian terhadap alam.
Pembangunan pagar dari batang singkong ini merupakan tahap lanjutan kedua. Pada tahap sebelumnya, pagar telah terpasang dari depan kelas XII hingga batas kelas XI. Pada kegiatan gotong royong kali ini, pengerjaan dilanjutkan di depan kelas X. Namun demikian, karena keterbatasan bahan, pembangunan baru dapat diselesaikan hingga separuh bagian yang direncanakan.
Pengerjaan pagar dilakukan secara bertahap dengan pertimbangan khusus. Batang singkong yang digunakan dikhawatirkan akan mengering atau mati apabila disimpan terlalu lama tanpa perlakuan khusus. Oleh karena itu, setiap kali bahan terkumpul—sekitar 4 hingga 5 ikat atau kurang lebih 100 batang—batang singkong tersebut langsung dipilah dan diterapkan sebagai pagar agar peluang hidupnya lebih tinggi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, terlebih saat ini wilayah sekitar sekolah sedang mengalami musim tanpa hujan yang telah berlangsung hampir dua minggu.
Melalui kegiatan gotong royong ini, SMAN 1 Petak Malai tidak hanya menata lingkungan sekolah agar lebih bersih dan aman, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, kepedulian, kreativitas, dan pemanfaatan sumber daya lokal kepada seluruh warga sekolah. Semangat sederhana namun bermakna ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi budaya positif dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Komentar
Posting Komentar