Tim SMAN 1 Petak Malai Ikuti Seleksi FLS3N di Tumbang Samba
Tumbang Samba - Senin, 13 April 2026, menjadi hari yang penuh semangat dan harapan bagi tim SMAN 1 Petak Malai. Pada hari tersebut, sebanyak tujuh orang perwakilan sekolah berangkat menuju SMAN 1 Katingan Tengah di Tumbang Samba untuk mengikuti seleksi luring Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten.
Keikutsertaan ini mencakup tiga cabang lomba, yaitu Monolog, Tari Kreasi, dan Baca Puisi. Tim terdiri dari empat siswi sebagai peserta lomba, yakni Silva dan Repalina pada cabang Tari Kreasi, Wulandari pada cabang Monolog, serta Deri Astianata pada cabang Baca Puisi. Turut mendampingi dalam kegiatan ini dua orang guru, Yerie, S.Pd dan Dodie, S.Pd, serta didampingi langsung oleh Kepala SMAN 1 Petak Malai, Muhammad Jumani, S.Pd.
Perjalanan menuju Tumbang Samba bukan tanpa tantangan. Tim berangkat dari Desa Tumbang Baraoi sekitar pukul 10.30 WIB dan baru tiba di lokasi tujuan sekitar pukul 03.00 WIB. Lamanya perjalanan dipengaruhi oleh beberapa kendala, di antaranya ban mobil sewaan yang sempat bocor serta beberapa kali pemberhentian di daerah Manggu untuk mengambil kostum tari dan beristirahat makan siang. Meski demikian, seluruh tim tetap menjaga semangat dan kebersamaan sepanjang perjalanan.
Setibanya di Tumbang Samba, tim memilih untuk menginap di sekitar lokasi kegiatan, yaitu di dekat SMAN 1 Katingan Tengah selaku tuan rumah. Berkat rekomendasi dari salah satu guru, Ibu Set Nita, tim mendapatkan tempat tinggal sementara di kediaman Bapak Luhing. Sambutan hangat serta fasilitas yang diberikan menjadi dukungan tersendiri bagi tim selama mengikuti kegiatan.
Dalam pelaksanaan lomba, terdapat pengalaman baru yang sangat berharga. Cabang Monolog dan Baca Puisi merupakan pengalaman pertama bagi perwakilan SMAN 1 Petak Malai. Meski demikian, seluruh peserta mampu menyelesaikan penampilannya dengan baik dan penuh percaya diri. Hal ini menjadi bukti bahwa keberanian untuk mencoba merupakan langkah awal menuju perkembangan diri.
Menghadapi peserta dari berbagai sekolah se-Kabupaten Katingan dengan penampilan yang luar biasa tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi tim SMAN 1 Petak Malai, keikutsertaan ini bukan semata-mata tentang meraih juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran yang sangat berharga.
Para peserta tidak hanya belajar mengasah kemampuan seni dan sastra, tetapi juga melatih mental, kemandirian, serta memperluas wawasan dengan melihat langsung perkembangan sekolah-sekolah lain, khususnya di wilayah hilir yang memiliki fasilitas dan pengalaman lebih maju. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang di masa yang akan datang.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada SMAN 1 Katingan Tengah yang telah menyambut dengan hangat dan menjadi tuan rumah yang luar biasa dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semoga melalui kegiatan FLS3N, akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkarya dan berprestasi di bidang seni dan sastra.
Terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Luhing yang telah berkenan menerima dan memfasilitasi tim selama dua hari dengan penuh keramahan. Semoga kebaikan ini menjadi jalinan silaturahmi yang terus terjaga serta membawa keberkahan bagi semua pihak.
Pada akhirnya, perjalanan ini menjadi lebih dari sekadar mengikuti lomba. Ini adalah langkah kecil dari hulu menuju panggung yang lebih luas, tempat di mana keberanian, kerja keras, dan mimpi bertemu untuk diwujudkan.


Komentar
Posting Komentar