Workshop Jurnalistik dan Bijak Bermedia Sosial di SMAN 1 Petak Malai Berjalan Sukses

Petak Malai, 30 April 2026 — SMAN 1 Petak Malai sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Jurnalistik dan Bijak Bermedia Sosial pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas XI ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kecamatan Petak Malai, khususnya Desa Tumbang Baraoi.

Workshop Jurnalistik dan Bijak Bermedia Sosial

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Petak Malai, Hadriansyah, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi digital dan kemampuan menyaring informasi di era keterbukaan saat ini.

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Setelah sesi pembukaan dan ice breaking singkat, kegiatan dilanjutkan ke sesi pertama dengan materi Jurnalistik Dasar yang disampaikan oleh Yunizar Prajamufti dari Kalteng Pos. Materi ini mendapat respons antusias dari peserta, terutama saat sesi tanya jawab. Salah satu peserta dari jenjang SMP, Helen, mengajukan pertanyaan terkait langkah menjadi jurnalis muda.

“Saya ingin bertanya, apa tipsnya agar bisa menjadi jurnalis muda yang baik?” ujarnya.

Menjawab hal tersebut, pemateri menekankan pentingnya kebiasaan membaca, menulis, serta kepekaan terhadap lingkungan sekitar sebagai bekal utama dalam dunia jurnalistik.

Korwil bidang pendidikan Kecamatan petak Malai

Sesi kedua dilanjutkan dengan materi Bijak Bermedia Sosial dan Literasi Digital yang disampaikan oleh Dodie, S.Pd. Materi ini membahas cara menggunakan media sosial secara aman dan bertanggung jawab, serta bagaimana menghindari dampak negatif seperti penyebaran hoaks, perundungan daring, dan kecanduan media sosial.

Selanjutnya, pada sesi ketiga, Kepala SMAN 1 Petak Malai, Muhammad Jumani, S.Pd, menyampaikan materi tentang publikasi karya jurnalistik melalui blog. Pada sesi ini, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penulisan berita sederhana sebagai bentuk penguatan pemahaman.

Workshop jurnalistik petak malai

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi sekaligus pemberian reward. Panitia memberikan tiga pertanyaan kepada peserta, masing-masing untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Peserta yang berhasil menjawab dengan tepat mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebagai bentuk apresiasi.

Ketua panitia, Dodie, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap masifnya penggunaan media sosial di kalangan pelajar.

“Hampir seluruh peserta didik memiliki akun media sosial. Karena itu, sosialisasi tentang bijak bermedia sosial sangat penting sebagai upaya pencegahan dampak negatif,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Petak Malai yang menekankan bahwa literasi jurnalistik dapat menjadi salah satu cara membentengi generasi muda dari arus informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, melalui kegiatan jurnalistik, peserta didik tidak hanya mampu menghasilkan karya, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi informasi, khususnya dari media sosial.

Sebagai tindak lanjut, sekolah berencana mendorong peserta untuk terus mengembangkan kemampuan menulis dan mempublikasikan karya mereka melalui blog sekolah. (Baca juga artikel : “https://www.sman1petakmalai.net” di laman resmi sekolah.)

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi dan penggunaan media digital yang sehat di lingkungan pendidikan, khususnya di wilayah pedalaman seperti Kecamatan Petak Malai.

Komentar