Perkuat Sinergi Pendidikan, Kepala SMAN 1 Petak Malai Hadiri Rakor MKKS SMA Kabupaten Katingan
SMAN 1 Petak Malai - Upaya meningkatkan mutu pendidikan terus dilakukan melalui kolaborasi dan koordinasi antarsatuan pendidikan. Salah satu wadah penting untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui kegiatan Rapat Koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (Rakor MKKS). Forum ini menjadi ruang strategis bagi para kepala sekolah untuk berdiskusi, mengevaluasi program, serta merancang langkah-langkah pendidikan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Kamis, 12 Februari 2025, Muhammad Jumani, S.Pd, Kepala SMAN 1 Petak Malai, turut menghadiri Rakor MKKS SMA Kabupaten Katingan yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Pulau Malan. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala SMA se-Kabupaten Katingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola sekolah sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.
Secara umum, MKKS merupakan organisasi profesional yang beranggotakan para kepala sekolah dalam satu wilayah. Melalui rakor, anggota MKKS dapat menyelaraskan kebijakan, berbagi pengalaman, serta mencari solusi atas berbagai tantangan pendidikan. Forum ini juga berperan penting dalam memastikan program pendidikan berjalan selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah maupun pusat.
Selain dihadiri para kepala sekolah, kegiatan ini juga menghadirkan Koordinator Pengawas, para pengawas sekolah, serta jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Rombongan dinas dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Safrudin, S.Pd., M.Pd. Turut hadir pula beberapa kepala bidang beserta perwakilan dari berbagai bidang, sehingga dapat dikatakan formasi peserta yang hadir cukup lengkap. Kehadiran unsur dinas memberikan penguatan sekaligus memastikan bahwa setiap satuan pendidikan memperoleh arahan yang jelas dalam menjalankan program strategis.
Adapun agenda utama Rakor MKKS kali ini adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban kegiatan tahun sebelumnya serta penyusunan rencana kerja untuk tahun 2026. Melalui agenda tersebut, para kepala sekolah diajak untuk melakukan refleksi terhadap capaian program sekaligus merumuskan langkah inovatif guna menjawab kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.
Rakor juga membahas koordinasi terkait hadirnya dua SMA Negeri baru di Kabupaten Katingan, yaitu SMA Negeri 2 Katingan Tengah yang merupakan penegerian dari SMA Pesona Riam Mangkikit serta SMA Negeri 3 Kasongan di wilayah Katingan Hilir. Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat sekaligus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di daerah.
Dengan hadirnya perwakilan dinas pendidikan, kegiatan turut diisi dengan penguatan bagi sekolah untuk mengoptimalkan “eksekusi” program-program strategis dinas. Penekanan diberikan pada pentingnya implementasi program secara nyata di lapangan agar setiap kebijakan tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran.
Agenda kemudian ditutup dengan sesi berbagi praktik baik (best practice) yang disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Katingan Hulu, Dina Fahdiani, S.Pd., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau membagikan pengalaman dan strategi kepemimpinan sekolah yang mengantarkannya meraih apresiasi GTK Terbaik Nasional kategori dedikasi. Paparan ini menjadi inspirasi bagi para kepala sekolah untuk terus berinovasi dan menunjukkan komitmen tinggi dalam memajukan pendidikan.
Partisipasi SMAN 1 Petak Malai dalam Rakor MKKS ini menegaskan komitmen sekolah untuk aktif dalam forum profesional serta terbuka terhadap berbagai pembaruan kebijakan pendidikan. Diharapkan, hasil koordinasi dan perencanaan yang telah disusun dapat membawa dampak positif bagi kemajuan sekolah sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik.
Sebagai bagian dari komunitas pendidikan di Kabupaten Katingan, SMAN 1 Petak Malai percaya bahwa sinergi, komunikasi, dan semangat berbagi praktik baik merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini dan masa depan. Melalui kolaborasi yang kuat, sekolah optimistis dapat terus mencetak generasi yang siap belajar di desa dan bermimpi untuk dunia.




Komentar
Posting Komentar