Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Puasa Ramadan 2026: Apakah Sekolah Libur? Ini Penjelasan dan Penyesuaiannya

Gambar
SMAN 1 Petak Malai - Setiap memasuki bulan Ramadan, pertanyaan yang hampir selalu muncul dari orang tua, peserta didik, dan guru adalah: apakah sekolah libur selama bulan puasa? Pertanyaan ini kembali mengemuka menjelang Ramadan 1447 H / tahun 2026 , termasuk di lingkungan sekolah pedalaman seperti SMAN 1 Petak Malai . Artikel ini mencoba memberikan gambaran yang utuh dan faktual mengenai status libur sekolah selama Ramadan 2026, kebijakan pemerintah yang berlaku, serta bagaimana sekolah di daerah pedalaman dapat menyikapi kebijakan tersebut secara bijak. Perkiraan Waktu Puasa Ramadan 2026 Berdasarkan kalender Hijriah dan prediksi hisab, awal puasa Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026 , dengan akhir Ramadan dan Hari Raya Idulfitri berada di kisaran akhir Maret 2026 . Namun demikian, kepastian awal Ramadan tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia . Apakah Sekolah Libur Selama Bulan Ramadan 2026? Hingga saat ini, belum ada ...

Opini Pendidikan: Belajar Dari Kasus Salah Tuduh Es Gabus

Gambar
Belajar dari Kasus Salah Tuduh Es Gabus: Tugas Sekolah Mencegah Lahirnya Generasi Ceroboh dan Sewenang-wenang SMAN 1 Petak Malai - Beberapa waktu terakhir, publik dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan seorang penjual es gabus yang diduga salah dituduh oleh oknum aparat karena produknya dianggap terbuat dari spons. Belakangan diketahui bahwa es gabus tersebut merupakan jajanan tradisional yang memang telah lama dikenal di masyarakat. Peristiwa ini memicu perdebatan luas, bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal cara berpikir, kehati-hatian, dan penggunaan kewenangan. Jika ditarik lebih dalam, kasus ini sesungguhnya tidak berdiri sendiri. Ia menjadi cermin bahwa tindakan ceroboh, prasangka, dan sikap sewenang-wenang sering kali berakar dari kegagalan membangun nalar kritis dan karakter sejak dini. Dan di sinilah peran sekolah menjadi sangat penting. Sekolah bukan hanya tempat mentransfer pengetahuan akademik, tetapi juga ruang pembentukan cara berpikir dan bers...

Pentingnya Kehadiran Siswa dalam Proses Belajar Mengajar

Gambar
SMAN 1 Petak Malai - Disiplin adalah salah satu fondasi utama dalam proses belajar mengajar di satuan pendidikan. Salah satu wujud nyata disiplin adalah kehadiran siswa di sekolah setiap hari. Kehadiran bukan sekadar angka statistik, melainkan bagian penting yang memengaruhi kualitas pembelajaran, ketercapaian kompetensi, serta pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh. 1. Disiplin dan Kehadiran: Bagian Tak Terpisahkan dari Pendidikan Di sekolah, kedisiplinan termasuk kehadiran harian merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran. Ketika siswa hadir tepat waktu dan konsisten, mereka mendapatkan paparan materi yang utuh, kesempatan berdiskusi, tanya jawab, serta interaksi sosial yang membangun. Semua ini tidak bisa digantikan sepenuhnya melalui materi yang tertinggal atau kegiatan remedial belaka. 2. Dampak Kehadiran yang Kurang pada Pembelajaran Kehadiran yang sangat kurang akan berpengaruh signifikan terhadap proses belajar mengajar dan capaian peserta didik...

Proses Awal Pembentukan Research Club Sekolah Pedalaman

Gambar
SMAN 1 Petak Malai - Menindaklanjuti Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terkait pembentukan Research Club di satuan pendidikan, SMAN 1 Petak Malai mulai melakukan langkah awal dalam mempersiapkan wadah pengembangan riset bagi peserta didik. Program Research Club ini diharapkan menjadi ruang pembinaan siswa dalam menumbuhkan budaya berpikir kritis, ilmiah, dan solutif, khususnya sesuai dengan konteks dan tantangan wilayah pedalaman. Tahapan awal pembentukan Research Club di SMAN 1 Petak Malai dimulai dengan pelaksanaan asesmen atau tes awal bagi peserta didik. Asesmen ini tidak berbentuk tes akademik konvensional, melainkan berupa angket pemetaan minat, motivasi, kesiapan, dan potensi siswa . Angket tersebut disusun secara kontekstual dan disesuaikan dengan kondisi sekolah yang berada di daerah pedalaman, sehingga proses seleksi tetap berjalan adil dan inklusif. Dalam konteks SMAN 1 Petak Malai, pendekatan yang digunakan menekankan bahwa potensi siswa tidak ...

Research Club : Antara Kebijakan, Harapan, dan Realitas Sekolah Pedalaman

Gambar
SMAN 1 Petak Malai - Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui surat edaran tentang pembentukan Research Club menginstruksikan seluruh satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/SKH untuk membentuk wadah kegiatan riset siswa di sekolah masing-masing.  Kebijakan ini tentu patut diapresiasi sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan budaya berpikir ilmiah, kritis, dan berbasis data sejak bangku sekolah menengah. Namun, di balik semangat tersebut, muncul sejumlah pertanyaan mendasar dari satuan pendidikan, terutama sekolah-sekolah di wilayah pedalaman seperti SMAN 1 Petak Malai : Apa sebenarnya Research Club itu? Apakah sama dengan KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) yang populer pada era 1990–2000-an? Dan bagaimana kebijakan ini dipahami secara adil dalam konteks sekolah dengan keterbatasan sumber daya? Apa Itu Research Club? Secara konseptual, Research Club adalah wadah pembinaan siswa untuk melakukan kegiatan penelitian secara terstruktur, mulai dari pengenalan masalah, pengumpulan da...

HASUPA : Antusias Literasi Tumbuh di Jantung Borneo (10)

Gambar
Petak Malai - Jum’at, 23 Januari 2026, kegiatan literasi HASUPA (Harmoni Aksi Siswa Peduli Aksara) kembali digelar sebagai bagian dari program inovasi literasi sekolah berbasis sosial kemasyarakatan. Kali ini, HASUPA hadir di tempat yang baru, yakni di ruang terbuka yang tidak jauh dari Taman Baca Baraoi , menghadirkan suasana belajar yang lebih santai, inklusif, dan kondusif. Menariknya, kegiatan ini mengalami sedikit perubahan jadwal. Sesuai rencana awal, HASUPA dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu. Namun, karena satu dan lain hal, pelaksanaan kegiatan untuk minggu ini dimajukan menjadi Jum’at, 23 Januari 2026 , atau sehari lebih awal. Pergeseran jadwal ini bahkan disampaikan secara cukup mendadak melalui media sosial Facebook, hanya beberapa jam sebelum kegiatan dimulai, yang biasanya sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya, tim HASUPA sempat khawatir perubahan jadwal yang mendadak tersebut akan berdampak pada jumlah peserta. Namun kekhawatiran itu justru berbanding terbalik dengan keny...

Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, dan Masa Depan Sekolah Kecil di Pedalaman

Gambar
SMAN 1 Petak Malai - Beberapa waktu terakhir, dunia pendidikan Indonesia diramaikan oleh hadirnya dua program besar pemerintah: Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda . Keduanya lahir dengan semangat mulia memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem serta menyiapkan generasi unggul berprestasi tinggi. Namun, di balik semangat itu, muncul kegelisahan yang nyata, terutama bagi sekolah formal biasa di daerah pedalaman yang selama ini berjuang dalam keterbatasan. Sekolah-sekolah kecil di pedalaman tidak pernah menjadikan sedikitnya jumlah siswa sebagai alasan untuk menyerah. Dengan segala keterbatasan sarana, akses, dan kondisi geografis, para guru tetap berupaya memberikan pendidikan terbaik. Harapannya sederhana: jumlah peserta didik bertambah seiring kemajuan daerah , bukan justru terus menyusut. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak sekolah pedalaman memiliki jumlah siswa yang jauh di bawah standar sekolah perkotaan. Bahkan, ada sekolah yang jumlah s...

Gotong Royong Jumat Pagi, Warga SMAN 1 Petak Malai Lanjutkan Penataan Lingkungan Sekolah

Gambar
SMAN 1 Petak Malai - Jumat, 23 Januari 2026, suasana pagi di SMAN 1 Petak Malai kembali diwarnai semangat kebersamaan. Setelah kegiatan Pertemuan Pagi Ceria , seluruh warga sekolah melanjutkan aktivitas dengan melaksanakan gotong royong penataan lingkungan sekolah . Kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan positif yang terus dijaga sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan dan kebersamaan warga sekolah. Aksi gotong royong kali ini meliputi berbagai kegiatan bersih-bersih, seperti memungut dan membersihkan sampah yang tercecer di sekitar lingkungan sekolah , memangkas rumput halaman , serta melanjutkan pembangunan pagar sekolah . Seluruh kegiatan dilakukan secara bersama-sama oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dengan penuh antusias, meskipun cuaca dalam beberapa hari terakhir tergolong cukup kering. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan pagar sekolah dari batang singkong . Pagar ini dibangun dengan tujuan untuk mengamankan ling...

Lowongan Program BASISMAN Ke 8 : Menyediakan Bahan Untuk Fasilitas Hasupa

Gambar
SMAN 1 Petak Malai kembali membuka kesempatan bagi peserta didik untuk terlibat dalam Program BASISMAN (Bantuan Siswa Mandiri) , sebuah program inovasi sekolah pedalaman yang dirancang untuk memberikan dukungan finansial berbasis kerja nyata bagi siswa yang membutuhkan. Program ini tidak hanya bertujuan membantu secara ekonomi, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada lingkungan sekitar. Pada periode ini, Program BASISMAN bekerja sama dengan Tim HASUPA (Harmoni Aksi Siswa Peduli Aksara) . HASUPA merupakan gerakan literasi yang melibatkan siswa dalam kegiatan sosial-edukatif, khususnya dalam penguatan budaya baca dan tulis di masyarakat sekitar. Dukungan BASISMAN kali ini difokuskan pada pembuatan fasilitas pendukung kegiatan literasi HASUPA yang berlokasi di sekitar Taman Baca Baraoi . Melalui program ini, siswa akan dilibatkan dalam pekerjaan sederhana namun bermakna, yang hasilnya langsung berdampak pada keberlangsungan kegiatan liter...

Menelaah Struktur dan Kebahasaan Teks Editorial

Gambar
Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XII pada awal Semester 2 mulai mengarahkan peserta didik untuk semakin kritis dalam membaca dan menanggapi isu-isu aktual di masyarakat. Salah satu materi penting yang dipelajari adalah teks editorial . Materi ini juga sangat relevan sebagai pembelajaran mandiri ketika guru berhalangan hadir, karena dapat dipahami melalui membaca dan latihan sederhana. Apa Itu Teks Editorial? Teks editorial adalah tulisan yang memuat pandangan atau sikap redaksi media terhadap suatu peristiwa atau persoalan yang sedang hangat dibicarakan. Teks ini tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menyajikan pendapat yang disertai alasan, data, dan ajakan berpikir kritis kepada pembaca. Melalui teks editorial, pembaca diajak untuk tidak hanya mengetahui sebuah peristiwa, tetapi juga memahami dampaknya dan mempertimbangkan sikap yang tepat terhadap isu tersebut. Struktur Teks Editorial Secara umum, teks editorial memiliki tiga struktur utama, yaitu: Pengen...

Memahami Teks Anekdot: Belajar Kritik Sosial Lewat Humor

SMAN 1 Petak Malai - Di awal Semester 2, pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X kembali mengajak peserta didik untuk memahami berbagai jenis teks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu teks yang menarik, ringan, tetapi sarat makna adalah teks anekdot . Meski sering dianggap hanya sebagai cerita lucu, teks anekdot sejatinya memiliki fungsi yang lebih dalam, terutama sebagai media penyampaian kritik sosial secara halus. Apa Itu Teks Anekdot? Teks anekdot adalah cerita singkat yang bersifat lucu atau menggelitik, namun mengandung sindiran, kritik, atau pesan tertentu terhadap suatu peristiwa, kebiasaan, atau perilaku manusia. Humor dalam teks anekdot digunakan sebagai jembatan agar pesan dapat diterima tanpa menyinggung secara langsung. Dalam konteks pendidikan, teks anekdot sangat relevan karena banyak mengambil contoh dari kehidupan sekolah, hubungan guru dan siswa, maupun kebiasaan belajar sehari-hari. Ciri dan Struktur Teks Anekdot Secara umum, teks anekdot memiliki ci...

Tujuh Hari Tanpa Hujan: Tantangan Cuaca Kering bagi Lingkungan SMAN 1 Petak Malai

Gambar
Sudah memasuki hari ke-7, wilayah sekitar SMAN 1 Petak Malai mengalami cuaca tanpa hujan. Kondisi ini mulai terasa dampaknya, tidak hanya bagi aktivitas masyarakat sekitar, tetapi juga terhadap lingkungan satuan pendidikan, khususnya sekolah yang berada di wilayah pedalaman dan masih sangat bergantung pada keseimbangan alam. Cuaca kering yang berkepanjangan sering kali dianggap hal biasa. Namun, jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini menyimpan sejumlah potensi bahaya dan dampak yang perlu diantisipasi oleh warga sekolah. Bagi satuan pendidikan seperti SMAN 1 Petak Malai, cuaca tanpa hujan membawa beberapa dampak nyata, di antaranya: Kesehatan warga sekolah Udara yang semakin kering dan panas dapat memicu dehidrasi, kelelahan, hingga menurunnya konsentrasi belajar siswa. Debu yang beterbangan juga berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi siswa yang memiliki riwayat asma atau alergi. Ketersediaan air bersih Di wilayah pedalaman, ketersediaan air bersih sang...

HASUPA Hadirkan Literasi Finansial Sejak Dini di Lokasi Baru Taman Baca Baraoi (9)

Gambar
Petak Malai, Sabtu 17 Januari 2026 — Kegiatan literasi HASUPA (Harmoni Aksi Siswa Peduli Aksara) kembali digelar melalui kolaborasi antara SMAN 1 Petak Malai dan Taman Baca Baraoi . Namun, pelaksanaan kali ini terasa sangat berbeda dari biasanya. Tidak hanya karena lokasi kegiatan yang baru, tetapi juga karena ragam literasi yang semakin kaya dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari peserta. Sejak sore hari, antusiasme anak-anak sudah tampak jelas. Meski harus menempuh jarak hampir 1 kilometer dengan berjalan kaki menuju lokasi kegiatan, semangat mereka tidak surut. Justru perjalanan tersebut menjadi bagian dari cerita dan pengalaman berharga yang memperkuat nilai kebersamaan, ketangguhan, serta kecintaan terhadap kegiatan literasi. Seperti pelaksanaan sebelumnya, kegiatan HASUPA tetap diawali dengan gelar lapak baca yang menghadirkan beragam bacaan anak. Suasana menjadi semakin hidup saat sesi membaca nyaring dilakukan bersama-sama. Anak-anak tampak aktif menyimak, menanggap...

Refleksi Dunia Pendidikan dari Kasus Kekerasan Siswa terhadap Guru di Jambi

Gambar
SMAN 1 Petak Malai - Kasus pemukulan siswa terhadap guru yang terjadi di Jambi dan berawal dari ucapan guru yang dianggap kasar telah mengguncang dunia pendidikan. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan keprihatinan, tetapi juga menjadi cermin besar bagi seluruh ekosistem pendidikan di Indonesia, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah pedalaman seperti SMAN 1 Petak Malai . Penting untuk ditegaskan sejak awal bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan , terlebih terhadap guru. Namun, peristiwa ini juga mengingatkan kita bahwa konflik di sekolah sering kali tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan akumulasi dari persoalan komunikasi, emosi, dan relasi yang tidak tertangani dengan baik. Guru memiliki posisi istimewa dalam kehidupan siswa. Setiap kata, nada bicara, dan ekspresi guru dapat meninggalkan kesan yang dalam. Ucapan yang dimaksudkan sebagai teguran, apabila disampaikan tanpa empati, berpotensi ditafsirkan sebagai penghinaan atau perendahan marta...

Mengapa Kita Tidak Boleh Membuang Sampah Sembarangan?

Gambar
Tidak dapat dimungkiri bahwa kesadaran masyarakat Indonesia dalam mengelola sampah masih tergolong rendah. Persoalan ini semakin terasa di daerah pedalaman, termasuk di lingkungan sekitar SMAN 1 Petak Malai. Sampah, terutama sampah non-organik seperti plastik, kaleng, dan kemasan sekali pakai, masih sering ditemukan berserakan di halaman, jalan, bahkan di hutan dan sungai. Padahal, kebiasaan membuang sampah sembarangan bukanlah persoalan sepele. Dampaknya nyata dan berlangsung dalam jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun bagi kesehatan manusia. Dampak Buruk Membuang Sampah Sembarangan Sampah non-organik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai. Plastik yang dibuang sembarangan dapat menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir kecil, mencemari tanah, serta merusak ekosistem sungai. Hewan ternak maupun satwa liar sering kali memakan plastik karena mengiranya makanan, yang berujung pada kematian. Selain itu, tumpukan sampah juga menjadi sumber penyakit. Nyamuk, la...